Tips Untuk Pejuang LDR

Tulisan ini adalah hasil kerjasama dengan Flower Chimp tapi seluruh opini adalah murni dari saya pribadi. This is a sponsored post and all opinions are my own. Please refer to my PR Page for more information.

Sebagai pejuang LDR alias Long Distance Relationship yang tahun ini masuk  tahun ke 5, saya dan pasangan pastinya selalu berusaha bikin hubungan kami tetap romantis, hangat dan nggak garing. And yes, I am still madly deeply in love with him!

Menjaga Cinta DenBunga dari Flower Chimp

Biasanya hubungan yang sudah masuk ke comfort zone kalau nggak di-mantain dan dirawat bisa-bisa kejebak dalam rutinitas yang monoton. Kalau sudah nggak ada romantis-romantisnya lagi malah bahaya deh. Hayo, coba tanya diri masing-masing kapan sih terakhir kalinya kita do something sweet dan romantis untuk pasangan di luar dari hari-hari istimewa seperti ulang tahun atau anniversary?

Lalu ada yang nanya “LDR-an gimana kan pasti monoton, Mbak?

Setiap relationship pasti punya ritme dan pattern-nya sendiri kan, nah buat saya dan pasangan walaupun kami terpisahkan oleh jarak yang lumayan jauh, beda negara, bok! Dia di Cairns, Australia dan saya di Jakarta, tapi kami tetap sepakat to keep our romance alive. Kita berdua sama-sama sibuk, saya dengan anak, pekerjaan, komunitas dan lain-lainnya sementara dia sibuk juga dengan kerjaan di sana plus kadang-kadang dia juga suka traveling untuk golf. Ada lagi faktor perbedaan waktu antara dua negara, Cairns 3 jam lebih cepat dari waktu Jakarta.

Tips LDR-an

  • Communication is Key

Kalau yang satu kota aja bisa salah paham, apalagi yang LDR-an! Makanya itu komunikasikan semuanya dengan pasangan secara terbuka. Ini kuncian banget buat saya dan pasangan karena kita sadar banget kita nggak bisa baca pikiran  masing-masing jadi supaya menghindari salah paham, ya harus open communication. Nyambung juga sih sama tips no. 2.

  • Ciptakan “Tradisi” Khusus

Tradisi di sini bisa macam-macam bentuknya. Bisa nyontek cara kami yang setiap paginya saya dibangunkan oleh SMS dari Kang Mas yang manis. Kami juga pasti akan video call kalau dia bisa pulang di jam makan siang. Urusan video call ini untuk hari biasa nggak wajib sifatnya, yah tergantung sebisanya kita aja. Kalau kebetulan saya harus keluar rumah dari pagi ya kami tidak video call tapi cukup saling mengupdate kondisi masing-masing. Cukup standar kan ya.

Tapi kami selalu nyiapin waktu khusus paling nggak seminggu sekali untuk bener-bener ngobrol from heart to heart. Untuk diskusi mulai dari hal-hal serius sampai becanda ledek-ledekan. Biasanya kami ngelakuin ini di weekend yang waktunya lebih senggang dan sering juga ngelibatin anak saya. Yes, hubungan mereka berdua sudah seperti Bapak dan anak, malah kalau mereka sudah ngobrol saya bisa dicuekin hahaha.

  • Fleksibel Sekuat-kuatnya

Namanya juga udah jarak jauh ya kan, fleksibiltas ini penting banget karena kita kadang nggak tau kalau tetiba dianya di sana tiba-tiba kedatangan boss besar jadi nggak bisa bales message kita. Ya mesti sabar dan memaklumi. Ojo baper sih intinya kalo udah memutuskan LDR-an. Dibawa santai aja kalo nggak bisa gila hahaha.

  • Surprise Surprise!

Walaupun saling berjauhan, ngasih surprise di jaman digital sekarang udah gampang banget. Tinggal klik pokoknya. Mulai dari hal-hal besar seperti nge-booking liburan buat berdua sampai hal sederhana kayak ngirim kado udah bisa kok dilakukan secara online.

Intinya walaupun ada jarak di antara kami tapi bukan berarti kita harus berhenti ngelakuin hal-hal yang bikin pasangan merasa istimewa. Doing something nice even if it is a simple thing could really nurture your relationship.

Menjaga Cinta Dengan Bunga dari Flower Chimp

Pasangan saya ini emang tipenya romantis dan termasuk cukup sering ngasih kejutan-kejutan kecil yang bikin saya pastinya makin cinta dong. Mulai dari ‘tradisi’ dia untuk nulis love note berisi pesan-pesan yang bikin hati meleleh dan disembunyikan di tempat-tempat yang dia tau saya pasti nemuin (misalnya: di dalam sepatu! Di sela-sela buku yang sedang saya baca). Sampai ngasih kejutan yang agak sedikit ‘besar’ seperti ngirimin saya bunga.

Coba liat bunga ini.

Flower chimp Toko Bunga Online - Scoops of Joy

Cantik yah!

Flower chimp Toko Bunga Online-37

Flower chimp Toko Bunga Online-20

 

Walaupun dia nggak di Jakarta, bukan berarti dia nggak bisa ngasih surprise lho. Dengan bantuan dari Flower Chimp dia bisa pesen buket bunga cantik kayak gini lengkap dengan personalized message.

Jadi jarak bukan lagi alasan untuk kita nggak bisa ngirim bunga. Karena jaman sudah canggih, cukup manfaatkan kemudahan order dari toko bunga online seperti Flower Chimp dan keep your relationship alive!

Menurut Kang Mas proses pemesanan bunganya juga gampang banget, nggak pake ribet. So, dear boyfriends and husbands, please don’t forget to make your lady feels loved and special lho! Seperti bunga, hubungan yang sehat itu harus terus dirawat ya kan?

Jadi, untuk para pejuang LDR seperti saya, Flower Chimp bisa jadi pilihan.

 

 

Comments

comments

Follow:
Maureen

Lifestyle and travel blogger, founder of Single Moms Indonesia on a quest of finding joy in everyday life and living life to the fullest with kindness, compassion, grace and a bit of sass.

Share:

8 Comments

  1. April 4, 2018 / 7:44 am

    Dulu banget aku pernah jg LDR an dan selain komunikasi, flexibel emang harus banget. Krn dlu ga ada sms2an, kudu nunggu dia tlp dulu. Klo dia ga telp, berarti chip nya abis, ga boleh marah2 dong hahahaha.

    Btw bunga nya cantik banget yah, jd pengen bisikin paksu nih hehehe

    • April 4, 2018 / 8:34 am

      Hahaha Mba Yeye nah jaman sekarang tuh bersyukur banget yah teknologi udah canggih. Nggak kebayang kalau harus LDR trus surat-suratan. Makasih ya Mba. Cus bisikin Pak Suami 😉

  2. April 4, 2018 / 10:10 am

    Wahh kebayang yaa kalo LDR an pasti bawaannya kangen terus. Bunga memang bisa menjadi penyambung rindu dan penyampaian kata hati ya.
    Btw itu Red Rose ya? Harganya berapa tuh? Mahal gak sih? Baguss bunganyaaa

  3. April 4, 2018 / 1:03 pm

    Bunganya cakeup bangeut.. cara praktis bikin romantis nih

  4. April 5, 2018 / 8:46 am

    kuncinya memang di komunikasi ya mba. Jangankan yang jauh-jauhan gitu, yang pasangan kita ada di dekat kita aja perlu banget jaga komunikasi. Kalau ngga bisa mengelola komunikasi dengan baik, bukan ngga mungkin malah jadi berantakan hubungannya.

  5. Hastira
    April 8, 2018 / 2:47 am

    sakut dengan pejuang LDR nih, aku mah kl suami dinas luar saja sering gak bs tidur

  6. April 8, 2018 / 11:44 pm

    stuju banget mba, perlu banget tradisi kalo lagi LDR-an..

  7. April 16, 2018 / 12:00 am

    oww sweeet, aduh lima tahun, aku tak sanggup mbak, hebat deh kamuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge