Saya Masih Bisa Bahasa Indonesia

Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis dalam Bahasa Indonesia.

The Wonder of the Blank Page
Creative Commons License photo credit: Yortw

Berawal dari kekhawatiran karena rasanya kemampuan menulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar saya sudah berkarat, maka lahirnya bagian Bahasa Indonesia untuk blog ini. Kalau menulis dengan bahasa sehari-hari tentu saja masih lancar tapi untuk yang bersifat resmi, jujur saja sudah terasa kaku.

Di pekerjaan saya terakhir sebelum pindah ke Amerika, saya sering membuat surat-surat resmi dalam Bahasa Indonesia tapi mungkin karena sudah lama tidak terpakai, kemampuan itu berkurang drastis karena kesenangan saya menulis dalam Bahasa Inggris.

Rasanya sudah waktunya saya kembali mencoba menulis dalam Bahasa asli saya, Bahasa Indonesia.

Artikel terakhir yang saya tulis dalam Bahasa Indonesia lebih bersifat non-formal untuk Mommies Daily membahas mengenai Flying With Children, What To Pack – When You’re Flying With Children, Big D Day (Departure Day), dan terkahir adalah review mengenai CARES.

Gaya bahasa saya di situ nggak formal – nah mulai melunak kan bahasanya – nggak terlalu kaku.

Setelah bertahun-tahun nge-blog dalam Bahasa Inggris rasaya saya pengen deh mencoba nge-blog pake Bahasa Indonesia. Bukannya sombong yah, tapi sejak saya aktif di dunia per-blog-an dari tahun 2004, tulisan saya semuanya pake Bahasa Inggris. Kenapa sih mesti Bahasa Inggris? Mungkin banyak yang nanya begitu.

Saya pertama kali jatuh cinta dengan Bahasa Inggris dari SD, saya masih inget banget sama guru Bahasa Inggris saya yang pertama. Ibu Imang…dan kerena saya ini ‘anak tambang’ saya makin tertarik lagi dengan Bahasa Inggris karena dulunya tinggal di tempat-tempat terpencil Indonesia yang banyak orang bulenya.

Waktu SMP saya sudah di minta membantu jadi penterjemah tidak resmi salah satu sukarelawan bule yang ngajarin Art di sekolah. Jaman-nya mading sekolah saya di ajak gabung untuk bantuin juga. Dari situ ketertarikan untuk memadukan Bahasa Inggris dan menulis muncul. Saya juga megang kolom sendiri di majalah sekolah “Welcome To English” dan pernah mewawancara salah satu psikiater asal Kanada, Ibu Sandy Abraham. Di masa-masa SMP ini juga saya punya penpal (sahabat pena) dari Kanada karena di kenalkan Ibu Sandy. Surat-surat dari sahabat pena saya, Nicole Mercier itu sudah lama hilang tapi pasti kalau ketemu saya bakalan ngakak deh bacanya. Saya juga mulai ketagihan baca buku dalam Bahasa Inggris walaupun banyak kosa-kata yang saya nggak ngerti tetep aja dilanjutkan.

Di SMA, saya makin jatuh hati dengan menulis dalam Bahasa Inggris dan mulai nyoba-nyoba nulis puisi. Rasanya Bahasa Inggris lebih dramatis karena satu kata bisa berarti banyak tergantung dari penggunaannya. Mata pelajaran kesayangan saya pastinya lah Bahasa Inggris, sampai-sampai setiap ulangan saya di ‘parkir’ Ibu guru buat duduk di mejanya. Ya, saya selalu di suruh duduk di depan! Kenapa? Karena teman-teman sekelas selalu berusaha untuk nyontek sama saya hahaha.

Masa-masa kuliah juga berkesan. Di semester-semester awal untuk mata kuliah Bahasa Inggris, selalu ada tugas untuk membaca satu novel dan membuat rangkuman untuk di periksa oleh dosen. Karena saya juga hobi baca, teman-teman kuliah dulu sampe sudi membayar saya atau membelikan novel berbahasa Inggris untuk saya baca dan saya bikinin rangkuman mereka.

Sebelum berkenalan dengan internet, saya sudah hobi menulis diary dan sejak SMA diary saya isinya full Bahasa Inggris. Jadi begitu kenal yang namanya online blogging langsung ketagihan sampai sekarang.

Jadi, begitulah sedikit sejarah di balik kecintaan saya dengan Bahasa Inggris. Apakah saya sudah puas? NO!!! Saya masih merasa perlu belajar menulis dengan lebih baik lagi dalam bahasa ini and it is a learning process.

Note: To my English speaking readers, I had decided to add one post a week written in my native language – Indonesian – maybe I will translate them to English too. Still trying to figure this out but thank you for bearing with me.

Comments

comments

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future blog posts deliver straight to your inbox. Don’t forget to Vote for me at Top Mommy Blogs Komentar dengan Bahasa Indonesia juga boleh loh jangan malu-malu ya.

12 Comments on Saya Masih Bisa Bahasa Indonesia

  1. John
    March 5, 2012 at 9:44 pm (5 years ago)

    Menarik sekali mba Maureen… Senang sekali ddengar cerita tentang sejaramu dalam bahasa Indonesia. Menarik juga bagaimana kamu mulai pakai vahasa yang baik dan benar tapi sebentar ga mau pake lagi pake bahasa sehari-hari… Saya kira ini satu soal penting sekali dalam bahasa Indonesia bagaiman ada perbedaan sangat jauh antara bahasa sehari-hari dan bahasa formal gitu. Untuk saya yang orang asing lagi belajar bahasa Indonesia saya agak senang dengan tingkat bahasa sehari-hari saya tapi masih sangat takut pakai yang formal. Besok saya harus mengajar kursus di LIPI (Lembaga ilmu Pengetahuan Indonesia) dan saya agak takut karena lebih baik saya berbahasa formal di tempat seperti ini tai sebenarnya saya belum tau bagaimana! Kadang2 saya harus menulis surat yang formal di kantor tapi selalu ada orang lain di kantor yang bisa membantu dengan koreksinya. Besok saya sendiri saja. Wish me luck!!!
    John recently posted..Minority languages at school is a good ideaMy Profile

    Reply
    • Maureen
      March 5, 2012 at 9:50 pm (5 years ago)

      Terima kasih John!
      I wanted to get back to writing in Indonesian but yes, it feels way too formal to write in bahasa yang baik dan benar. I’m working on it 🙂
      Bahasa Indonesia kamu luar biasa bagusnya if you can write half a paragraph of comment here in Indonesian.
      Best of luck for tomorrow 🙂

      Reply
  2. Ria
    March 5, 2012 at 9:45 pm (5 years ago)

    Bagus 🙂 Rasanya memang agak kaku ya kl menulis dgn bhs indinesia dibanding dgn bhs inggris. Love your indonesian edition!

    Reply
    • Maureen
      March 5, 2012 at 9:51 pm (5 years ago)

      Ria, makasih. Iya rasanya kaku banget deh nulis dengan Bahasa Indonesia apalagi kalau harus formal EYD. 🙂 Thanks for stopping by!

      Reply
  3. Nami
    March 6, 2012 at 3:05 am (5 years ago)

    Maureen, I copied & pasted this to Google translate and was able to read it in English – very interesting! Your love of English shows in your writing and I encourage you to keep on reading and writing. Love your posts!

    Reply
    • Maureen
      March 6, 2012 at 7:56 am (5 years ago)

      WOW Nami you really are the best evah! I’m sure Google translate will messed some of it up because parts of the writings are done in a casual language and Google is known for messing things up quite a bit when it comes to translating lol. Thank you so much, girly!

      Reply
  4. Obyektif Cyber Magazine
    March 7, 2012 at 3:16 am (5 years ago)

    Bahasa Indonesianya tetap bagus kok. Dibacanya juga enak dan lancar. Selamat dan sukses selalu untuk Anda. Trims infonya.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (Obyektif.com)

    Reply
  5. Farrah Hetharia
    March 14, 2012 at 5:52 pm (5 years ago)

    Akhirnya ada 1 yang bisa dibaca di blog ini tanpa harus ditemani om google translate..
    ditunggu cerita dengan bahasa ambon ya jeung.. :p

    Reply
  6. Saundra Rohn
    March 17, 2012 at 6:41 am (5 years ago)

    Love your language and now that our grandson, Alex, can speak both English and Bahasa I will strive to learn it. ♥ Oh what love of our grandson can do to us. lol
    love you, Mom

    Reply
  7. Tian Lustiana
    October 14, 2014 at 10:37 am (2 years ago)

    Bahasa inggris atau bahasa Indonesianya tetep cihuy mak, sukaa banget gaya blog nya
    Tian Lustiana recently posted..Finally i got itMy Profile

    Reply
    • Maureen
      October 14, 2014 at 11:44 am (2 years ago)

      Makasih banyak mak Tian masih suka berasa kaku tapi emang harus latihan sering-sering nulis lagi 😀

      Reply

1Pingbacks & Trackbacks on Saya Masih Bisa Bahasa Indonesia

  1. […] ya gagal. Niatan mau nulis seminggu sekali malah kandas. Mau liat tulisan saya sebelumnya? Bisa ke sini aja atau baca tulisan saya mengenai Rahasia Menguruskan Badan. Tulisan yang terakhir itu lumayan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *






CommentLuv badge