Rahasia Menguruskan Badan


 To my English speaking reader. An English version of this post can be found here.

Tidak terasa, perjalanan saya untuk hidup sehat sudah hampir setahun berjalan.

Sudah banyak teman dan keluarga yang mengomentari, memuji sampai ujung-ujungnya bertanya rahasianya apa.

Tentu saja saya dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan itu semampunya, sesuai dengan pengetahuan saya. Tapi kebanyakan kelihatan kecewa dengan jawaban saya.

Kenapa?

Karena kebanyakan orang masih berharap akan ada satu ‘magic pill’ yang bisa secara ajaib membuat perut menjadi kecil, lengan dan paha menciut jadi kecil.

Wajar, instant gratification itu adalah keinginan manusiawi. Saya juga dulu begitu kok. Pengennya yang instan aja. Yang cepet.

Tapi…

Dengan amat sangat menyesal saya harus memecahkan hopeful bubbles itu. Bahwa tidak ada shortcut, tidak ada magic pill, tidak ada secret formula. Yang ada hanya kerja keras, komitmen untuk hidup sehat, dan keringat yang membanjir.

RUBAH POLA PIKIR

Saya akui dulu pun saya sempat tergoda dengan tawaran maut iklan-iklan yang menjual janji-janji surga bahwa pill ini, pill itu akan mengecilkan perut, akan membuat angka di timbangan menurun.

Ternyata? Semuanya hanya tipu muslihat!

Ya, terkadang berat kita bisa turun dengan cepat tapi tahu nggak sih kalau yang turun itu hanya water weight? Easy comes, easy goes! Itu lah si water weight.

Saya masih ingat benar tahun lalu saya sempat heboh mencoba ‘shake’ ajaib yang di jamin mampu menurunkan berat badan, bahkan ada selebriti top ibu kota yang memakai si ‘shake’ ini.

Dengan harga yang lumayan mahal, saya bela-belain membeli si ‘shake’ ini. Cara pakainya? Minum segelas di pagi hari pengganti sarapan dan di malam hari pengganti makan malam.

Walhasil berat juga turun tapi saya lemas karena kelaperan!

Begitu si ‘shake’ ini habis berat pun kembali ke posisi awal. Apa mau ketergantungan dengan minuman-minuman seperti ini yang bisa saja 5 atau 10 tahun ke depannya merusak ginjal?

Saya harus me-retrain diri saya untuk memilih makanan yang sehat. Ini adalah tantangan terberat. Bayangkan betapa gampangnya kita membeli gorengan untuk cemilan di sore hari? Sudah enak karena gurih, murah pula! Atau sebungkus mie instan yang sudah menjadi bagian sehari-hari?

Yang tadinya saya pikir untuk menguruskan diri saya harus merana, menahan lapar, hanya makan papaya seperti burung beo – ya saya sempat hanya sarapan & makan malam papaya selama berbulan-bulan – ternyata salah besar!

Dengan membatasi makanan selain saya kelaparan terus, ternyata metabolisme badan saya pun merayap. Kenapa? Karena dengan kondisi tubuh kelaparan otak akan mengirimkan sinyal ke badan saya bahwa badan saya sedang berada dalam kondisi siaga, sehingga badan akan mempertahankan sel lemak untuk bertahan. Starvation mode = body will hold on to your fat! Ini adalah fakta.

Ternyata pola pikir saya selama ini salah besar!

Mau kurus? Justru kita harus makan!

Di sinilah saya kembali harus memprogram ulang otak saya, hati saya…dengan belajar memilih makanan yang sehat, yang memberikan gizi terbaik.

Rasanya kita semua sudah tahu kan pentingnya olahraga? Jadi untuk saat ini kita skip saja dulu urusan pengurasan keringat dengan olahraga dan fokus ke makanan dulu.

Saya sudah nge-gym dan mulai serius olahraga sejak April 2012, tidak terasa sudah hampir setahun. Tapi untuk makan dengan sehat terus terang baru aktif saya jalani dengan tekad bulat sejak bulan July 2012.

Mau mengecilkan perut? Mau lengan singset tidak bergelambir?

Perubahan terbesar sebenarnya bisa dilakukan dari apa yang kita makan.

NO MORE STARVING YOURSELF TO BE SKINNY!

Saya tidak menghitung kalori, tidak menimbang makanan dan yang paling penting tidak lagi kelaparan sejak saya benar-benar menjalani healthy living ini secara serius.

Ini contoh pola makan saya sehari-hari:

Sarapan (jam 7 pagi):

  • kopi dengan creamer plus 1 sachet gula stevia (hati-hati dengan pemanis buatan biasanya mereka mengandung aspartame yang berbahaya untuk tubuh. Pemanis yang aman: stevia). Update: Untuk creamer saya sekarang beralih ke santan kelapa murni. Yes, santan kelapa itu sehat loh dan bikin kopi lebih gurih. Cobain deh!
  • omelet putih telur dengan macam-macam sayuran (tomat, jamur, dll). Omelet saya buat dengan 5-6 putih telur dan 1-2 kuning telur.

Snack Pagi (jam 10):

  • segelas green tea panas dengan 1 sachet gula stevia
  • semangkuk kecil edamame

Makan Siang (jam 12):

  • Nasi merah, sayuran dan dada ayam. Catatan: walaupun nasi merah memang lebih sehat bukan berarti kita tidak membatasi porsinya juga. Saya lebih mending makan dada ayam (protein) yang banyak deh.

Snack Sore (jam 2-3):

  • Greek Yogurt (atau Low Fat Yogurt lainnya tapi perhatikan kadar gula!) atau Rujak segar bikin ngantuk hilang dengan catatan saus rujak hanya di cocol bukan tumpah ruah bak banjir yah.
  • Green tea atau kopi dengan stevia. (saya sudah tidak pake pemanis buatan lagi)

Makan Malam (jam 6:30-7:00):

  • Nasi merah, sayuran dan dada ayam/ikan.

Jadwal makan di atas ini hanya kisaran yah bukan harga mati! Kadang-kadang saya bisa makan sampai 6 kali sehari! Belakangan ini saya jarang makan malam karena sehabis workout saya biasanya sudah terlalu capek dan hanya minum protein shake yang sudah saya campur macam-macam tambahan.

Pola makan saya bukan berarti saya tidak menikmati makanan lagi. Justru banyak teman-teman kantor saya yang terkaget-kaget melihat betapa banyaknya makanan yang saya bawa tiap hari dan mereka tidak menyangka bahwa healthy food itu bisa enak kok walopun tanpa penyedap rasa, garam segudang, dll. Dibayangan mereka, namanya makanan sehat itu hambar, tidak ada rasanya seperti makanan rumah sakit, malah ada yang berpikir saya hanya makan yang di rebus-rebus saja. Aduh! Nggak deh, saya justru semangat membuktikan bahwa hidup sehat bukan berarti makanan saya seperti kambing!

Sahabat saya? Oven tercinta! Mayoritas makanan yang saya masak tidak pakai garam kalau pun ada saya sudah beralih ke sea salt dan sama sekali tidak pakai penyedap rasa/gula. Hasilnya? Lidah saya baik-baik saja malah kalau cheat day (weekend) saya suka sensitif kalau makan makanan yang banyak garam, langsung terasa bedanya!

Pada dasarnya saya say NO dengan semua yang berwarna putih. Tepung putih, roti putih, nasi putih, gula putih. Nasi putih di gusur nasi merah, roti putih diganti roti gandum yang benar-benar whole wheat yah (ada loh roti yang ngaku-ngaku gandum tapi ingredientsnya masih ngaco!), gula putih diganti stevia, tepung putih diganti wholewheat flour atau my current favorite, tepung kelapa!

Saya juga membiasakan diri membaca label, awalnya sih cuek yah sama yang namanya ingredients label tapi sejak saya rajin baca-baca jadi terbiasa menyelidiki kandungan apa saja yang ada di bahan makanan yang mau saya beli. Processed foods (makanan olahan pabrik) seperti misalnya oatmeal instan, cereal, makanan kaleng, dll yang saya batasi sekarang. Kenapa? Karena what’s made in the factory = processed foods are loaded with chemicals. Yang saya sesalkan banyak processed foods import yang daftar ingredients-nya di tutup alias di tiban dengan label lain! I’m the one who will tear them out at the store just so I can read it. It’s my rights as consumer to know what’s in the item I’m going to buy, no?

Tidak semua yang berlabel “Low Fat” atau beriming-iming Healthy itu sehat. Coba ambil sebungkus Low Fat Yogurt di supermarket, pelajari ingredients list-nya! Believe me, saya terkaget-kaget waktu membaca kadar gula di sebungkus kecil Low Fat Yogurt itu bisa mencapai 22 gram!

Sedikit teliti dengan membaca label bisa sangat membantu proses menurunkan berat badan loh!

Bersyukurlah kita di sini  sayuran organik harganya jauh lebih terjangkau jika dibandingkan harga di Amerika misalnya jadi tidak ada salahnya mulai beralih ke organik.

Jadi siapa bilang kalau mau kurus harus nahan lapar?

Pola makan seperti ini sudah saya jalankan sejak Juni 2012 dan to be honest, I would never go back to my old ways and starved again! Ugh nggak deh!

Justru saya sekarang ketagihan mencoba-coba resep sehat yang banyak di internet dan membuat variasi sehat dari resep-resep yang sebelumnya hanya mengandalkan goreng-menggoreng. Who knew, tahu tempe bacem ternyata di masukin oven dan dipanggang pun bisa enak kok!

Ada seorang teman lama yang baru saja ngobrol dengan saya. Dia bilang sudah turun berat badan 11 kilogram. Bravo! Tapi dia mengeluh perutnya belum rata. Teman saya ini ibu dua anak dan seperti masalah ibu-ibu lainnya bagian perut adalah bagian terakhir dan tersulit untuk di ratakan. Dia bertanya apakah perlu sit-up sampai jungkir balik.

Saya jawab, bisa banget. Tidak perlu sit-up! I hate sit-ups and crunches!

Yang pertama saya tanyakan? Pola makan dia bagaimana.

Gw udah nggak makan nasi sama gula. Tapi mie dan bakso masih!” balasnya.

Waduh! Mie itu termasuk dalam simple carbs, jadi kalau kita makan mie bakalan cepat kenyang tapi cepat laper juga. Bakso? Saya sekarang tidak pernah membeli bakso di supermarket. Saya lebih memilih pesen ke teman kantor yang dagang dan saya tahu betul beliau tidak menggunakan bahan pengawet atau chemicals.

Source: weightlossfoodlist.com viaMonica on Pinterest

Teman saya pun mengaku makan salad, saya tanya salad dressingnya. Jawabnya: “Mayonaise dari toko.” Saya jelaskan kalau mayonnaise itu kalorinya tinggi. Lebih baik pakai vinaigrette dressing atau cukup dengan olive oil.

Tadinya gw mau suntik untuk perut bawah tapi takut ada efek sampingnya.”

Gw gampar lo kalo sampe suntik-suntik ya!!!” Saya memasang icon galak di BBM.

Teman saya itu pun membujuk agar saya membagikan ilmu bagaimana mengecilkan perut.

Perut saya pun belum rata, belum kotak-kotak!

Saya coba jelaskan ke teman saya itu bahwa kita tidak bisa ‘spot reduction’ dalam artian tidak mungkin kita memilih hanya mau mengecilkan perut, lengan atau paha. Kuncinya hanya dua: makan sehat dan konsisten olahraga. Itu aja, berat badan nantinya akan turun dengan sendirinya. Proses berat badan naik itu kan nggak semalem doang lah mana mungkin juga berat badan kita turun dalam semalam? Mau main sulap?

Betapa nikmatnya kalau memang bisa special request yah?

Sayangnya hidup tidaklah semudah itu bukan? Nothing worth having is easy to get!

Mau kurus? Mau perut kotak-kotak? Ayo dimulai dengan hidup sehat, say no to junk food, processed foods dan mulai olahraga. Butuh bertahun-tahun buat saya untuk menyadari bahwa tidak ada jalan pintas, tidak ada magic pill…yang ada hanya dedikasi, kerja keras dan yang terutama self discipline.

70% diet

Update per 30 May 2014:

Banyak yang bertanya di mana bisa dapetin Greek Yogurt di Jakarta di mana? Bisa kok dapet di Hero, Lotte Mart, Ranch Market (catatan di Ranch Market kalau stock habis bisa loh kita pesen dan ninggalin nomer HP jadi nanti mereka akan kabarin kalau sudah re-stock). Saya pribadi sudah berhenti makan yogurt dan dairy products lainnya tapi Greek Yogurt ini memang pilihan lebih baik daripada tipe yogurt lainnya karena kadar proteinnya yang tinggi. Berikut penampakan sang yogurt:

Greek Yogurt

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future blog posts deliver straight to your inbox.

10 Comments on Rahasia Menguruskan Badan

  1. Memi
    July 11, 2013 at 7:12 pm (1 year ago)

    Bagus dan brief banget, dalam bahasa yg lugas dan enak di baca. I love it.

    Reply
    • Maureen
      September 2, 2013 at 11:04 am (1 year ago)

      Thanks Memi, senang kamu suka bacanya :)

      Reply
  2. seriousya
    August 29, 2013 at 7:09 pm (1 year ago)

    Mba, i’m so interested deh in clean eating,, tp aku sulit menemukan ingredient di Jakarta.
    Kl beli sea salt , oat sm coconut powder dmn ya?
    Tx :)

    Reply
    • Maureen
      September 2, 2013 at 11:07 am (1 year ago)

      Halo, sorry baru bales aku lagi libur dari blog nih.
      Sea salt banyak kok di jual coba ke Hero atau Food Hall ada biasanya. Kalau Oat Powder aku bikin sendiri gampang banget kok. Pastikan beli oat yang Rolled Oats yah jangan yang instan. Tinggal di masukin ke blender aja sampai halus seperti tepung dan simpan di toples. Coconut flour itu di sini banyak kok di pasar traditional bilang saja cari tepung kelapa murni yah jangan di campur macem-macem :) Murah deh kalo di pasar traditional. Good luck yah

      Reply
      • dhany
        November 16, 2014 at 9:30 am (1 week ago)

        kalau oatmeal quaker (warna merah) bagus gak? trims

        Reply
        • Maureen
          November 16, 2014 at 9:48 am (1 week ago)

          Hi Dhany, kalau untuk oatmeal saya nggak rekomen yang quaker oats warna merah atau biru atau yang di kaleng. Kenapa karena itu masih termasuk yang heavily processed. Option terbaik itu oat yang Rolled Oats atau Steel Cut Oats. Rasanya akan berbeda karena mereka cenderung lebih keras (lebih mendekati tekstur aslinya). Rolled oats/Steel Cut oats bisa di beli di Total Buah, di Giant, dll di supermarket biasa juga ada kok. Good luck ya.

          Reply
  3. Devi
    December 2, 2013 at 10:39 am (12 months ago)

    Halo Maureen, salam kenal ya.
    Saya Nemu di google wen kamu ini. Eh ternayata ada juga yang ikutin clean eating kayak saya. Senangnya. Tapi memang saya blum pure clean, secara saya masih banyak pakai garam.. Blom bisa ngilangin yang satu itu.

    Saya sudah berhasil menurunkan berat badan 6kg dalam waktu 2 bulan dengan metode diet clean eating ini, Memang sih kelamaan ya. Tapi kalau saya rasa clean eating membuat kita lebih fun dalam melakukan diet.

    Tukeran resep napa. Hehehe

    Btw kamu dapet greek yoghurt dimana say, saya cari kok ga dapet2 yee
    Devi recently posted..Memilih Smart Eating sebagai Diet SayaMy Profile

    Reply
    • Maureen
      November 16, 2014 at 9:43 am (1 week ago)

      Hi Devi salam kenal yah. Kalau untuk garam saya jarang banget pake, kalau pun pake saya pake sea salt jadi lebih sehat. Wah selamat ya sukses makan sehatnya! Hehehe yuk tukeran resep :D

      Aku dapet greek yogurt di Lotte, kadang di Food Hall atau Ranch Market juga ada kok :)

      Reply
  4. Anne
    May 12, 2014 at 12:44 pm (7 months ago)

    Hi terimakasih suda memposting hal seperti ini! Saya kagum sekali. Saya mau tanya beli dimana yah greek yoghurt? Dan merek nya apa? Terimakasih. Boleh di email ke saya ?

    Reply
    • Maureen
      November 16, 2014 at 9:44 am (1 week ago)

      Hi Anne, greek yogurt bisa beli di Lotte Mart, Food Hall atau Ranch Market. Good luck ya :)

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *






Comment *

CommentLuv badge