5 Tips untuk Single Moms

Selamat datang lagi di Single Moms Monday, semoga kali ini saya bisa rutin posting setiap hari Senin untuk topik-topik mengenai kehidupan sebagai single mom.

Dengan semakin bertumbuhnya grup Single Moms Indonesia, saya mulai melihat satu pola pertanyaan yang nyaris serupa diposting oleh anggota-anggota baru. Misalnya:

Bagaimana caranya bisa kuat?

Gimana ngelanjutin hidup sebagai orang tua tunggal?

Bagaimana caranya tetap semangat?

Gimana caranya move on?

Semua pertanyaan-pertanyaan di atas adalah wajar. Saya juga dulu nanyain hal yang sama kok apalagi di awal masa-masa pertama kali jadi single mom.

Bedanya dulu saya nggak punya siapa-siapa yang bisa saya tanyain, nggak ada teman untuk dicurhatin.

So, waktu menyaksikan gimana member-member SMI ini saling bantu dan ngejawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan sabar, dengan penuh perhatian, hati saya meleleh. Ikatan batin dengan member-member SMI jadi makin kenceng rasanya.

how do you do it single mom

5 Tips untuk Single Moms:

  1. Tidak ada resep dan jurus praktis menjadi happy lagi secara instan as a single mom! Kenapa? Karena menjadi ibu tunggal itu sifatnya kompleks dan tergantung orangnya. Ada yang merasa dengan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan atau ada juga yang mencoba melalui meditasi adalah pendekatan yang sangat menolong. Artinya proses ini tuh sangat individual, not one size fits all.
  1. Silahkan berduka. Kalau mau nangis sampai teriak-teriak ya silahkan. Jangan dilawan. Semua itu adalah bagian dari berduka dan berduka itu penting untuk proses penyembuhan. Percaya deh kalau kita memilih untuk pura-pura kuat, justru proses healing kita akan jadi makin lama. Berduka itu sehat! Kita menangisi kematian. Yes, perceraian itu setara dengan kematian karena hubungan yang tadinya kita pikir akan bertahan selamanya kemudian mati. Untuk single moms yang hamil di luar nikah dan ditinggalkan pacar, kamu juga berhak untuk berduka! Semua perasaan sedih, marah, sakit hati yang kamu rasakan itu normal dan wajar. Jangan diblok, justru rasakan semuanya, akui semua bentuk emosi yang kamu rasakan dan proses healing kamu akan bisa berjalan dengan lebih baik.
  1. Be gentle with yourself. Jangan menyalahkan dirimu sendiri! Perceraian itu memang sudah harus terjadi atau kalau pacarmu kabur meninggalkan dirimu dalam keadaan hamil…well, my dear dia bukan yang terbaik.
  1. Berhenti menganalisa terlalu banyak! Over analyzing bisa menjadi jebakan berbahaya untuk single mom karena hanya akan membuat kita semakin merasa terpuruk. Stop berpikir “Sendainya aku begini…seandainya aku begitu…” Semuanya sudah terjadi, seperti kata pepatah, nasi sudah menjadi bubur. Sekarang kita ganti fokusnya untuk membangun diri kita sendiri. Jangan siksa jiwamu dengan sejuta “Seandainya…”
  1. One day at a time…kita bisa gila rasanya kalau terus-terusan khawatir untuk masa depan kita dan anak-anak. Saya yakin dan percaya bahwa Tuhan akan menyediakan apa yang kita butuhkan, kita harus meyakini ini dan bersedia untuk bekerja. So, tarik napas dalam…dan take it one day at a time. Tetap berpikiran positif dan suatu hari nanti, kamu bisa melihat kebelakang dan tersenyum.

Itu 5 tips kecil saya untuk para single mothers yang baru menjalani status baru sebagai ibu tunggal. Kamu nggak sendiri kok. Reach out…lean in…we love you.

Comments

comments

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future blog posts deliver straight to your inbox. Don’t forget to Vote for me at Top Mommy Blogs Komentar dengan Bahasa Indonesia juga boleh loh jangan malu-malu ya.

3 Comments on 5 Tips untuk Single Moms

  1. Lusi
    July 24, 2015 at 10:30 pm (2 years ago)

    Semoga banyak single moms terbantu dg tulisan ini. Di saat duka, memang baik sekali kalau ada tempat untuk saling support. Rasa duka tak tertahankan bisa jadi tidak menguntungkan jika disalurkan ke tempat yg salah.

    Reply
  2. Nti
    September 26, 2015 at 11:22 pm (2 years ago)

    Hi Maureen,
    I have just made the website like you but about Indonesian Single mom in US and accidentally found yours and love it. I’ve being a single mom for more than 10 years and have being used to. It must difficult to be a single mom there/in Indonesia for social opinion maybe, but it is was very difficult to be a single mom here as well by no helping for anyone at all. Everything has to do by myself since wake up in the morning til close eyes at night but it is no barriers to make my son and my life happy and different every day. We enjoy our life and he is growing up as a very smart independent loving boy. I bless to God. To be a single mom is hard but very proud feeling …

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *






CommentLuv badge